


(27/12)
>16:25
Sore terik,debu-debu pun mengawang
Semeraut kotak penghantar kota bebaris
Namun bukan itu yg akan membawaku
Termenung menunggu aku dan sahabatku...
>18:38
Tanpa bisa banyak bergerak
Aku tersudut diruang yang menghantarkan
Bau dan hawa panas yang menyengat
Untuk waktu yang cukup lama...
(28/12)
>00:12
Saat perlahan aku buka mataku...
banyak sekali yang berubah...
Hawa panas itu menjadi teredakan
Bising bahasa kini telah terkunci
Walau gelap tetap gelap
Ku tarik senyumku
Dan berlajar terlelap kembali
>04:57
tak terhitung sudah berapa lama
Aku hanya diam terduduk
Aku keluar dari kotak berjalan itu
dan menghirup udara senja yang sejuk
dan ini pijakan pertamaku dalam petualanganku
>09:27
Ada pesta dikota ini
karna itupun aku ada disini
Dan duduk bersandar sepasang yang berbahagia
dengan balutan yang maha sempurna
>12:42
Aku menunggu...
>14:06
Aku masih menunggu...
>15:14
Aku kecewa...
karna nampak yang ditunggu tak kunjung ada...
>15:30
Hati ini teriak...
Hati ini kecewa...
dan hati ini berontak...
Aku angkat badanku,
untuk memulai petualanganku
tanpa mereka yang aku tunggu...
Kulalui lagi perjalanan panjang
dimana aku harap ada obat
untuk menebus lunas kekecewaan ini...
>18:42
Terdamparlah aku disebuah kota yg gelap sepi
ketika baru memasuki malam,dingin mulai mengigit
Aku terus berjalan,mencari persinggahan sementara
hingga pada akhirnya aku temukan
sebuah sekat yang paling tidak mampu membuatku bertahan
Dan kembali berlajar terlelap...
(29/12)
>05.23
Udara dingin masuk kedalam rongga pernapasanku
dingin merambat seperti suasana luar yang baru saja hujan
terhampar pemandangan pagi yg elok
pemandangan yang tidak biasa aku temui
Indah...sangat indah
>08:42
Jalan menanjank sedang aku lalui
walau laju melambat tetap memaksa
karna aku tahu diatas sana ada maha karya Alam,
ada obat penawar kekecewaanku
dan disanalah puncak petualanganku
>10:27
Subahanallah...
Kini aku sudah berada ditanah yang tinggi
SungguhTUHAN SENIMAN TERBAIK SEPANJANG MASA


Tidak ada komentar:
Posting Komentar