Empunya Blog

Foto saya
Jakarta, DKI, Indonesia
Aku sulit memdeksripsikan diri aku sendiri, Tapi yang pasti aku masih waras dan mampu berpikir sehat hehe...

20081231

Tutup Tawn @ Dieng











(27/12)
>16:25

Sore terik,debu-debu pun mengawang
Semeraut kotak penghantar kota bebaris

Namun bukan itu yg akan membawaku

Termenung menunggu aku dan sahabatku...

>18:38
Tanpa bisa banyak bergerak
Aku tersudut diruang yang menghantarkan

Bau dan hawa panas yang menyengat

Untuk waktu yang cukup lama...

(28/12)
>00:12

Saat perlahan aku buka mataku...

banyak sekali yang berubah...

Hawa panas itu menjadi teredakan

Bising bahasa kini telah terkunci

Walau gelap tetap gelap

Ku tarik senyumku

Dan berlajar terlelap kembali

>04:57

tak terhitung sudah berapa lama
Aku hanya diam terduduk

Aku keluar dari kotak berjalan itu

dan menghirup udara senja yang sejuk
dan ini pijakan pertamaku dalam petualanganku
>09:27

Ada pesta dikota ini

karna itupun aku ada disini

Dan duduk bersandar sepasang yang berbahagia
dengan balutan yang maha sempurna

>12:42
Aku menunggu...

>14:06

Aku masih menunggu...

>15:14

Aku kecewa...

karna nampak yang ditunggu
tak kunjung ada...
>15:30

Hati ini teriak...

Hati ini kecewa...
dan hati ini berontak...

Aku angkat badanku,
untuk memulai petualanganku

tanpa mereka yang aku tunggu...
Kulalui lagi perjalanan panjang

dimana aku harap ada obat

untuk menebus lunas kekecewaan ini...

>18:42

Terdamparlah aku disebuah kota yg gelap sepi
ketika baru memasuki malam,dingin mulai mengigit

Aku terus berjalan,mencari persinggahan sementara

hingga pada akhirnya aku temukan

sebuah sekat yang paling tidak mampu membuatku bertahan

Dan kembali berlajar terlelap...


(29/12)
>05.23

Udara dingin masuk kedalam rongga pernapasanku
dingin merambat seperti suasana luar yang baru saja hujan

terhampar pemandangan pagi yg elok
pemandangan yang tidak biasa aku temui

Indah...sangat indah

>08:42

Jalan menanjank sedang aku lalui
walau laju melambat tetap memaksa

karna aku tahu diatas sana ada maha karya Alam,

ada obat penawar kekecewaanku
dan disanalah puncak petualanganku

>10:27

Subahanallah...

Kini aku sudah berada ditanah yang tinggi

SungguhTUHAN SENIMAN TERBAIK SEPANJANG MASA

20081224

Rock n' Roll 23:15




Hujan basahi setiap sisi permukaan kota
Berhenti tak lama datang kembali
begitu menerus hingga bekukan isinya
semakin gelap, semakin kita terkurung rasa itu.

Namun itu tidak terjadi pada kami
Kami tetap hangat dengan riuh canda tawa
Kami tetap terjaga dengan kesenangan kita
Dan terakhir kami terbakar dengan semangat Rock n' Roll

Teriak, bernyanyi...
Menyayat, distorsi...
mendengung, bertabuh...
Bergerak, Berdansa, Bersama...

00:20

Kami terpadam, terdampar disisi jalan
Kini kota mulai sedikit ramah kembali
Genangan air pun menguap, sebagianpun mengering
Walau dingin kembali menusuk,kami tetap bersama.




20081215

Baik itu Kamu


Baik itu Kamu
============

Tidak sedikit karena banyak

Tidak kecil karena besar
Tidak jarang karena sering
S'mua itu aku terima saat bersamamu

Sadarkah Kau bersamamu
Aku begitu merasa
Dicintai...
Disayangi...
Juga dikasihi...
Sadarkah Kau bersamamu
Aku menjadi begitu istimewa...

Lalu kenapa lantas Aku tidak mampu
Memantapkan diri ini bersama denganmu...
Kenapa s'gala kebaikan juga perhatianmu
Tak berbuah rasa yang Kau harapkan
Atau mungkin aku tak punya celah
Melakukan hal yang sama denganmu
Karena telah Kau rampas sepenuhnya
Tanpa menyisakan untukku...
Membelengguku, hingga Aku tak mampu bergerak

Andai Kau beri kesempatan ruang untukku
'Tuk berbuat hal yang sama sepertimu
Bertindak mengimbangi seluruh yang t'lah Aku terima.

Mungkin...

Yang banyak membentuk rasa itu
Yang besar berbuah perhatian
Yang sering menjadikan kepercayaan..

20081209

Raja Tega

Aku tidak pernah terbayang bisa menjadi sosok Raja
Kalaupun terbayang paling bisa jadi Raja Sehari nantinya...
Tapi belum tiba bayangan itu terwujud
Aku malah sudah dapat gelar itu...
Tapi Raja yang ini tanpa mahkota ataupun jubah kebesaran
Seperti layaknya Raja-raja sungguhan...
Raja yang satu ini hanya cukup bermodalkan
Hilangnya perasaan iba dan simpati yang tertanam didalam hati ini

...(8/12)Malam ini entah mahluk apa yang merasuki jiwa ini,
aku pun tak mengerti, hingga disadari atau tidak aku kehilangan
rasa iba dan simpatiku terhadap seseorang, sehingga apa yang
tak pernah aku rencanakan terjadi begitu saja...
Tapi aku juga tidak menyalahkan kenapa semua itu terjadi
karena apa yang terjadi itu pasti terkait "sebab dan akibat"
...Mungkin ini sikap yang harus aku tunjukkan dengan harapan
semua ini mampu meluluh lantahkan kukuhnya sebuah ego.

Maafkan aku jika ini begitu mengejutkan...
Maafkan juga jika aku harus menjadi Raja terlebih dahulu
tanpa pernah bisa menjadikan kamu Ratunya...
Terima kasih dan selamat tinggal....