
Kapan saja hasrat dapat datang begitu
kuat, begitu besar bahkan mampu memakan
akal dan pemikiran kita, bahaya ketika
kita tidak dapat mengendalikannya...
Dan kini aku tersadar mencoba
menghentikan laju roda tsb.
Menghilangkan segala kekhilafan yang
menjadi kebiasaan...
Mencoba kembali kepada komitmen yang
pernah aku tanamkan dan aku pupuk
rapih dalam hati ini. Aku memang telah
"Di Ambang Nikmat Surgawi" Andai saja
aku tak tersadar mungkin aku sudah
berada di "Surga itu" ...Surga yang
menjanjikan kenikmatan tiada tara
selama kita masih dipijakan ketanah ini.
Disaat smua itu hampir saja
menghampiriku...Namun angin deras
menggasak kekepalaku berjalan merambat
kedalam otak dan hatiku membawa sebuah
pesan yang menhentikan laju "Surga itu"
untuk menghampiriku!!
SIAL...Dalam hati aku mengutuk
kedatangan angin tsb.
Angin itu telah padamkan hasrat itu
nyaris tak tersisa bahkan memutar balik
laju "Surga itu" untuk aku...
Namun di bagian terdalam hatiku yang
telah rusak oleh banyak hal dan keadaan
ini masih ada satu titik cahaya yang
mampu membaca pesan yang dihadirkan
oleh angin tsb. Dan ini lah pesan yang
tersembunyi yang angin hempaskan
untukku...
"Setetes kenikmatan akan kau bayar
mahal secara lahir dan bathin"


Tidak ada komentar:
Posting Komentar